Rabu, 22 Oktober 2014

sejarah pergerakan indonesia



TUGAS
SEJARAH PERGERAKAN INDONESIA



NAMA     : LIA Apriyani
NPM         : 11220081

PENDIDIKAN SEJARAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
TAHUN 2014
    
 
 
  1. Pada masa kolonial belanda, rakyat indonesia sangat merasakan penderitaan. Penderitaan rakyat indonesia itu diakibatkan adanya berbagai kebijakan kolonial belanda yang merugikan rakyaat indonesia. Pada masa itu, rakyat kecil sangat tertindas oleh penjajah. Untuk menakhiri penderitaan rakyat tersebut, dari kalangan tertentu terutama dari kalangan mahasiswa dan pemuda berusaha mengadakan perlawanan yang halus. Berangkat dari kesadaran dan kemauan untuk melawan, maka mulailah muncul berbagai organisasi pergerakan. Organisasi-organisasi ini memiliki tujuan  satu yakni untuk mencapai kemerdekaan bangsa indonesia.
REFERENSI :
Pringgodikdo, A.K. 1986. sejarah pergerakan rakyat indonesia. jakarta: dian rakyat.
  1. Muhammadiyah. Lembaga ini didirikan oleh Ahmad Dahlan dengan tujuan mencerdaskan umat islam melalui pendidikan. Sejak dari awal pendirian, Muhammadiyah telah menempatkan pendidikan sebagai salah satu media untuk mencapai tujuan organisasi ini yakni untuk menyerukan pentingnya kembali pada Al Qur’an dan Sunnah sebagai usaha mengatasi perbuatan menyimpang dalam kehidupan beragama umat islam di Indonesia yang melakukan praktik takhayul, bid’ah, dan kurafat dengan tidak mendasarkan dirinya pada madzhab atau pemikiran tertentu. Lewat pendidikan, Muhammadiyah mampu mencerdaskan umat islam dan bangsa Indonesia. Sejak dari awal pendirian, Muhammadiyah telah menempatkan pendidikan sebagai salah satu media untuk mencapai tujuan organisasi ini. Lewat pendidikan, Muhammadiyah mampu mencerdaskan umat islam dan bangsa Indonesia. Dalam rangka berperan aktif dalam dunia pendidikan, Muhammadiyah telah memutuskan visi, misi, dan tujuan pendidikan. Peenyelenggarakan Muhammadiyah tidak terlepas dari pembaharuan pemikiran islam di Indonesia yang bersifat organisatoris. Alasan berdirinya Muhammadiyah didasari oleh kerisauan Ahmad Dahlan terhadap kehidupan keagamaan umat islam Indonesia yang banyak menyimpang dari tradisi islam. Muhammadiyah didirikan untuk menyerukan pentingnya kembali pada Al Qur’an dan Sunnah sebagai usaha mengatasi perbuatan menyimpang dalam kehidupan beragama umat islam di Indonesia yang melakukan praktik takhayul, bid’ah, dan kurafat dengan tidak mendasarkan dirinya pada madzhab atau pemikiran tertentu. Dari latar belakang yang demikian, membuat Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah dan didalamnya didirikan Lembaga Pendidikan yang disesuaikan dengan sistem pendidikan Islam agar tidak terisolasi
REFERENSI :
Pringgodikdo, A.K. 1986. sejarah pergerakan rakyat indonesia. jakarta: dian rakyat
Suhartono. 2001. sejarah pergerakan nasional dari budi utomo sampai proklamasi 1908-1945. yogyakarta: pustaka belajar.
  1. Organisasi SI pada awalnya merupakan pekumpulan pedagang-pedagang islam. Organisasi ini dirintisoleh R.M. Tirto Adi Suryopada tahun 1909 dengan tujuan untuk melindungi hak-hak pedagang pribumi muslim dari monopoli dagang yang dilakukan untuk pedagang-pedagang tionghua. Tetapi juga untuk memberikan perlawanan terhadap bentuk kecurangan-kecurangan yang di lakukan oleh pejabat pemerintah maupun dari kalangan priyayi sendiri. Sehingga dari misi ini lah si banyak mendapat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat bahkan si sendiripun berdiri di berbagai daerah baik daerah jawa maupun luar jawa. Bersama dengan itu juga, saat berlangsung kongres si ketiga ke surabaya, pengaruh samaun( afdeling b) makin menjalar ketubuh si . si pusat menolak adanya hubungan dengan afdeling B meskipun ada tuduhan bahwa cokroaminoto, sosrokardono dan pimpinan lainya membeli jimat, yang berarti berpihak pada afdeling B. Dalam kongres si ke-empat, si memeperhatikan gerakan buruh atau serikat kerja, serikat buruh akan memperkuat kedudukan partai dalam menghadapi pemerintah kolonial. Kemudian terbentuknya serikat buruh, si juga mulai menggerakan massa melalui rapat akbar, namun si afdeling b mendapat pengakuan penguasa belanda mendapat rintangan.
REFERENSI :
Pringgodikdo, A.K.1986.sejarah pergerakan rakyat indonesia.jakarta:dian rakyat.
  1. pola pergerakan PNI lama dan PNI Baru secara kronologis
pola PNI lama pendirian koperasi, memberantas riba, mandat dan judi, meningkatkan kesehatan, membuka sekolah-sekolah, memperbaiki ststus wanita, dan meningkatkan perdangangan dan perusahaan pribumi, namun karena konsentrasi pada tujuan palitik membawa akibat bahwa soal-soal ekonomi, sosial, dan kultural kurang mendapat perhatian. Dalam kongres di surabaya tanggal 27-30 mei 1928 di putuskan untuk mengantikan pekataan “perserikatan” menjadi perkataan “partai”. Pergantain nama ini  berarti meningkatnya PNI menjadi suatu organisasi yang lebih tersusun, menjadi suatu partai  politik yang harus mempunyai  program politik, ekonomi, sosial  yang tentu dan berhati-hati dalam penerimaan anggota. Didalam kongres ini di tentukan pula suatu daftar usaha yang mamuat dalam hal:
politik
1.      memperkuat perasaan kebangsaan dan persaaan persatuan indonesia.
2.      Menyebarkan pengetahuan dan tentang sejarah nasional dan memperbaiki hukum nasional.
3.      Menuntut kemerdekaan diri, kemerdekaan pers, dan kemerdekaan berserikat dan berkumpul.
Ekonomi
1.      Berusaha untuk perekonomian nasional yang dapat berdiri sendiri
2.      Menyokong perdagangan dan perindustrian nasional
3.      Mendirikan bank nasional dan koperasi-koperasi untuk mencegah riba
Sosial 
1.      Memajukan pengajaran nasional
2.      Memperbaiki kedudukan kaum wanita
3.      Memajukan sarekat-sarekat buruh dan tani
4.      Memperbaiki kesehatan rakyat
5.      Memajukan monogami
Pola PNI baru menjujung sikap non-kooperasi, menurut pendapatnya tidak dari pihak belanda, bukan pula dari kekuasaan lain yang mana pun diharapkan bantuan pada perjuangan kemerdekaan indonesia, di samping itu dianggap tercela sekali kaum komunis bekerja tentang melakukan pemerkosaan dan aksi-aksi rahasia. PNI baru mengadakan rapat-rapat propaganda di rapat-rapat ini di bicarakan antara lain: riwayat kolonisasi bangsa belanda, riwayat pergerakan bangasa indonesia, kemerdekaan indonesia, peperangan lautan teduh, kedudukan tanah jajahan dan daya upaya untuk mencapai kemerdekaan, persatuan kapitalisme dan impralisme. Waktu kongresnya yang pertama yang diadakan dalam bulan juni di bandung. Aksi dan hasil PNI baru itu menyebabkan di perintahkan supaya polisi bertindak lebih keras di rapat-rapat dan kemudian, larangan bagi pegawai-negeri menjadi anggota partai itu (27 juni 1933) lalu ada pula larangan bagi partai itu mengadakan tapat-rapat di seluruh indonesia (1 agustus 1933), sedang akhirnya diambil banyak aturan dengan jalan beberapa penangkapan: dalam bulan pebruari 1934 mohammad hatta( serta 3 orang anggota penggurus besar lainnya) ditangkap dan kemudian diasingkan . oleh karna propaganda dengan lisan terlarang pada rapat-rapat umum, maka diambilah jalan memberikan kursus-kursus dengan tulisan kunjungan kerumah-ruamah.


REFERENSI :
Pringgodikdo, A.K.1986.sejarah pergerakan rakyat indonesia.jakarta:dian rakyat.
  1. munculnya organisasi wanita
pada mulanya sebelum munculnya organisasi wanita, wanita pada saat itu hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, yang hanya bekerja didapur, sumur dan kasur saja,, wanita tidak boleh mengenyam pendidikan seperti halnya yang dapat dilakukan oleh para laki-laki. Sehingga wanita sangat tertinggal jauh dari laki-laki dalam hal pendidikan dan wawasan. Melihat kondisi seperti ini, banyak yang ingin memperjuangkan hak-hak wanita agar mampu menyamakan derajatnya dengan laki-laki.
tujuannya:
organisasi wanita di bangun demi kepentingan kaum wanita, untuk memperjuangkan posisi perempuan di dalam perkawianan dan kehidupan keluarga mempertinggi kecakapan dan pemahaman ibu sebagai pemegang dan menentukan jalannya rumah tangga dalam suatu keluarga, Tujuan awal dari organisasi wanita ini adalah untuk berjuang dan perempuan miskin, untuk memperbaiki kedudukan sosialny. Namun dalam perkembangannya organisasi itu juga berwawasan kebngasan. Wanita indonesia mengadakan kongres perempuan indonesia, tujuan kongres adalah mempersatukan cita-cita dan usaha untuk memajukan  wanita indonesia. Dalam kongres tersebut antara lain di putuskan mendirikan gabungan perkumpulan wanita yang bernama perserikatan perempuan indonesia.
REFERENSI :
Pringgodikdo, A.K.1986.sejarah pergerakan rakyat indonesia.jakarta:dian rakyat.
  1.  lainnya yang dianggap tidak merugikan pihak Hindia Belanda. Pemerintah Belanda tidak hendak mematikan pergerakan di Indonesia. Mereka tahu bahwa Hal itu juga disebabkan beberapa hal seperti menjamin demokrasi yang makin tumbuh pasca Perang Dunia I, keamanan yang diciptakan organisasi itu, dan sebab-sebab perasaan rakyat yang tidak tersalurkan karena dibungkam oleh pemerintah akan mencari jalan lain yang dapat menimbulkan gerakan-gerakan eksplosif yang tidak diinginkan. Pemerintah Hindia Belanda hanya hendak melemahkan aktivitas prgerakan yang bersifat radikal-revolusioner. Yang diharapkan oleh pemerintah kolonial adalah semacam nasionalisme yang lunak dan kompromis, yang dapat digunakan sebagai alat untuk membendung perasaan rakyat yang membara dan menyalurkan ke arah pergerakan yang tidak membahayakan kedudukan pemerintah Hindia Belanda.[3]
    Kita lihat bagaimana pemerintah Hindia Belanda tidak menghilangkan pergerakan nasional di Indonesia tetapi dilemahkan dengan mengadakan vergaderverbod (larangan berkumpul). Tokoh-tokoh pergerakan Indonesia banyak yang diasingkan sehingga ruang gerak baginya dan organisasinya semakin sempit. Akan tetapi hal itu tidak membuat pergerakan nasional berhenti.
    Sementara itu suasana politik dunia semakin tegang, tambahan pula Jepanag dengan pemerintahan militernya menjalankan pula politik ekspansionisme di daerah pasifik. Baik di negeri Belanda maupun di Indonesia kaum nasionalis menyadari bahwa dalam menghadapi fasisme tidak adaalternatif lain daripada memihak demokrasi. Maka dari itu perjuangan melawan kolonialisme dan imperialisme tidak lagi dilakukan secara mutlak bersikap anti. Ada kebersamaan yang mendekatkan kaum nasionalis dengan penguasa kolonial, yaitu mempertahankan demokrasi terhadap bahaya fasisme. Kesadaran itu muncul lebih dahulu di kalangan Perhimpunan Indonesia yang mulai melakukan haluan kooperasi. Pergerakan nasional yang berada di Indonesia juga mulai bersikap kooperatif.

REFERENSI :
Pringgodikdo, A.K.1986.sejarah pergerakan rakyat indonesia.jakarta:dian rakyat.

  1. Pada tahun 1908, nama Indonesia untuk pertama kalinya di gunakan oleh Perhimpunan Indonesia. Perhimpunan Indonesia adalah organisasi yang didirikan oleh pelajar-pelajar Indonesia di negeri Belanda. Organisasi ini awalnya bernama Indische Vereeniging. Namun, pada tahun 1922 nama itu diganti menjadi Indonesische Vereeniging, tetapi pada tahun yang sama namanya berubah menjadi Perhimpunan Indonesia. Para pahlawan kita, seperti Ki Hajar Dewantara, Budi Utomo, dan DR. Mohammad Hatta, turut memopulerkan istilah Indonesia untuk mengimbangi istilah 'Hindia Belanda' yang dipakai oleh pemerintah kolonial Belanda saat itu. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tanggal 28 Oktober 1928, Kongres Pemuda II di Jakarta menggunakan nama Indonesia untuk mempersatukan pulau-pulau di Nusantara. Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Kongres Pemuda II dilaksanakan tiga sesi di tiga tempat berbeda oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres tersebut dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda tiong hoa seperti Kwee Thiam Hong, John Lauw Tjoan Hok, Oey Kay Siang dan Tjoi Djien Kwie. Hari Sumpah Pemuda merupakan tonggak penting dalam sejarah Indonesia yang menggambarkan Kesatuan dan Persatuan Kebangsaan. Dalam peristiwa sumpah pemuda yang bersejarah tersebut diperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya ciptaan W.R. Soepratman pertama kali dinyanyikan. Lagu Indonesia Raya dipublikasikan pertama kali pada tahun 1928 pada media cetak surat kabar Sin Po dengan mencantumkan teks yang menegaskan bahwa lagu itu adalah lagu kebangsaan. Lagu itu sempat dilarang oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, namun para pemuda tetap terus menyanyikannya. Tidak kalah penting pada peristiwa ini, bendera Merah Putih dikibarkan. Sumpah Pemuda, adalah ikrar dalam kongres pemuda ke II di Jakarta yang menyatakan bahwa Putra Putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, menjunjung bahasa persatuan dan berbangsa satu yaitu Indonesia. Hal ini bukan omong kosong dan bukan pekerjaan dalam waktu singkat, dan juga bukan hasil usaha dari beberapa gelintir orang saja. Sejak kebangkitan nasional 20 Mei 1908, para pemuda Indonesia telah membuktikan diri kepada penguasa Kolonial bahwa anggapan jelek bangsa Indonesia itu "Laksheid", yang berarti pemalas, tidak bersatu serta saling bermusuhan, adalah tidak benar.
REFERENSI:
Pringgodikdo, A.K.1986.sejarah pergerakan rakyat indonesia.jakarta:dian rakyat
Sudiyo. 2004. perhimPunan indonesia. jakarta: pt asdi mahasatya







Tidak ada komentar:

Posting Komentar