baru saya ketahui setelah mengikuti kliah al islam 4, dosen al islam 4 berkata bahwa ada agama yang sedang di kaji oleh kementrian indonesia apakah agama tersebut bisa di masukkan di daftar agama di indonesia. agama tersebut adalah agama baha'i. mungkin bukan hanya saya yang mendengar kabar tersebut, mungkin saja teman-teman yang membaca postingan ini juga baru tau.
apa itu agama baha'i?
Agama
Baha'i seperti dirangkum dari berbagai sumber, muncul di Iran pada abad
19, tepatnya tahun 1863. Pendirinya Baha'u'llah yang wafat pada tahun
1892 di Bahji . Agama yang dibawa Baha'u'llah ini terus berkembang
hingga penganutnya mencapai enam juta orang di awal abad 21. Para
penganut agama ini tersebar di 237 negara di dunia.
Dalam ajaran
Baha’i, seperti dikutip dari Wikipedia, agama dipandang sebagai suatu
proses pendidikan bagi umat manusia melalui para utusan Tuhan, yang
disebut para "Perwujudan Tuhan". Baha’u’llah dianggap sebagai Perwujudan
Tuhan yang terbaru. Dia mengaku sebagai pendidik Ilahi yang telah
dijanjikan bagi semua umat dan yang dinubuatkan dalam agama Kristen,
Islam, Buddha, dan agama-agama lainnya.
Dia menyatakan bahwa
misinya adalah untuk meletakkan pondasi bagi persatuan seluruh dunia,
serta memulai suatu zaman perdamaian dan keadilan, yang dipercayai umat
Baha’i pasti akan datang.
Dalam pandangan Baha’i, agama memiliki
dua aspek, yaitu aspek hakiki dan aspek sementara. Aspek hakiki adalah
ajaran-ajaran kerohanian yang tidak berubah, sedangkan aspek sementara
adalah peraturan-peraturan yang diberikan sesuai dengan keperluan
zamannya.
Menurut The World Almanac and Book of Facts 2004, kebanyakan
penganut Baha’i hidup di Asia (3,6 juta), Afrika (1,8 juta), dan
Amerika Latin (900.000). Menurut beberapa perkiraan, masyarakat Baha’i
yang terbesar di dunia adalah India, dengan 2,2 juta orang. Kemudian
Iran dengan 350.000 penganut, dan Amerika Serikat dengan 150.000 orang
penganut. Selain negara-negara itu, jumlah penganut sangat berbeda-beda.
Pada saat ini, belum ada negara yang mayoritasnya beragama Baha’i.
Guyana adalah negara dengan persentase penduduk beragama Baha’i yang
paling besar (7,0 persen).
Dalam menjalankan ritualnya, pemeluk
Baha'i di antaranya harus menjalankan sembahyang wajib Baha'i, membaca
tulisan suci setiap hari, dilarang bergunjing dan memfitnah, menjalankan
puasa Baha'i setiap tahun. Rumah ibadah Baha’i dinamakan
Mashriqu’l-Adhkar, yakni tempat untuk berdoa, meditasi dan melantunkan
ayat-ayat suci Baha’i dan agama-agama lain.
Baha'i di Indonesia
Baha’i
masuk ke Indonesia sejak sekitar tahun 1878, dibawa oleh dua orang
pedagang dari Persia dan Turki, yaitu Jamal Effendi dan Mustafa Rumi.
Dalam website resmi agama Baha'i di Indonesia, dijelaskan, Agama Baha’i
adalah agama yang independen dan bersifat universal, bukan sekte dari
agama lain.
Namun berapa jumlah pemeluk Baha'i di Indonesia hingga saat ini tidak diketahui dengan pasti.
Sebagai
catatan, tahun 2009 lalu, ratusan penganut agama ini sempat membuat
heboh warga Tulungagung. Warga menolak keberadaan mereka karena
ritualnya dianggap menyesatkan. Para penganut ajaran ini meyakini kitab
suci mereka adalah Akhdas. Sedangkan salatnya berkiblat ke Gunung Karmel
atau Karamel di Israel. Mereka salat sehari sekali, dan berpuasa hanya
17 hari. Beberapa penganut agama ini juga tercatat di Kota Samarinda,
Kalimantan Timur.
===> hanya sekedar mengingatkan , samapai saat ini baha'i belum di akui sebagai agama oleh negara kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar